Langsung ke konten utama

Sebaran Titik Api di 6 Provinsi Hari Ini, Kalteng Tertinggi

Sebaran Titik Api di 6 Provinsi Hari Ini, Kalteng Tertinggi

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat jumlah titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun menjadi 270 titik hingga Sabtu pukul 21.00 WIB.

Meski jumlahnya menurun secara nasional, titik panas di Kalimantan Tengah (Kalteng) justru melonjak dari 19 menjadi 92 titik dibandingkan sehari sebelumnya. Data tersebut merujuk pada pemantauan Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kemenhut.

“Secara nasional terdeteksi 270 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence, di mana jumlah tersebut turun 84 titik dibandingkan sehari sebelumnya,” demikian keterangan Kemenhut yang diunggah melalui akun Instagram resminya, @kemenhut, Minggu .

Pada enam provinsi prioritas penanganan karhutla, jumlah titik panas juga berkurang dari 177 menjadi 125 titik.

Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 92 titik. Posisi berikutnya ditempati Kalimantan Barat dengan 22 titik dan Sumatera Selatan dengan sembilan titik.

Sementara itu, Kalimantan Selatan mencatat dua titik panas. Adapun Jambi dan Riau nihil titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Kemenhut mengingatkan bahwa kondisi karhutla di setiap wilayah berbeda. Lonjakan titik panas di Kalimantan Tengah membuat penguatan operasi di lapangan tetap diperlukan.

“Meski secara nasional menurun kondisi setiap wilayah berbeda karena di Kalimantan Tengah hotspot justru meningkat dari 19 menjadi 92 titik sehingga operasi lapangan tetap diperkuat dan kewaspadaan tidak dikurangi,” kata Kemenhut.

Dalam penanganan karhutla, Kemenhut menggelar operasi pengeboman air atau water bombing. Selain itu, Kemenhut menyiapkan dry ice sebagai bagian dari modifikasi cuaca untuk membantu mengatasi kabut asap dan memulihkan jarak pandang.

“Di Sumatera Selatan, Kemenhut bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI melanjutkan operasi modifikasi cuaca sejak ,” ucapnya.

Kemenhut menegaskan bahwa jumlah titik panas tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran ataupun luas area yang terbakar.

Titik panas merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit NASA Terra-Aqua, SNPP, dan NOAA-20 sehingga perlu diverifikasi langsung di lapangan.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan konsentrasi partikel halus PM2,5, kualitas udara di sebagian wilayah Indonesia berada dalam kategori baik hingga sedang.

Namun, sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan masih mengalami kualitas udara dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, bahkan berbahaya.

“Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengikuti arahan pemerintah daerah, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, serta memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan,” tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ratusan Raja dan Sultan Meriahkan Pawai Budaya Nusantara di Bundaran HI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak masyarakat memeriahkan Pawai Budaya Nusantara di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kebudayaan Nasional. Dalam keterangan resmi, Minggu, Rano mengatakan pawai tersebut akan menampilkan beragam kesenian daerah dan melibatkan sekitar 100 raja serta sultan dari berbagai wilayah di Indonesia yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN). Kegiatan dijadwalkan berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Rangkaian acara meliputi karnaval budaya, pertunjukan marching band, atraksi pencak silat, tari massal, serta parade kebudayaan dari berbagai daerah. Menurut Rano, kehadiran para raja dan sultan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan tradisi Nusantara kepada masyarakat Jakarta. “Para raja dan sultan se-Nusantara telah hadir di Jakarta guna berpartisipasi dalam karnaval kebudayaan pada Minggu pagi. Kehadiran beliau sekalian menegaskan kedud...

Sekjen PBB Temui Prabowo di Hambalang, Ini yang Dibahas

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres di kediaman pribadinya di Hambalang, Minggu . Prabowo menyambut langsung kedatangan Guterres saat turun dari kendaraan. Guterres dan rombongan terlihat kompak mengenakan batik. Guterres juga disambut hangat oleh anak-anak yang mengenakan pakaian adat nasional dalam rangkaian prosesi penyambutan. Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Guterres melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing. “Pertemuan membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global,” demikian keterangan dalam siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu . Pertemuan ini juga disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB. Selain itu, pertemuan tersebut menegaskan pentingnya k...

Sejumlah Tokoh Beri Ucapan Ulang Tahun untuk Prabowo

Presiden Prabowo Subianto berulang tahun ke-75 pada Sabtu hari ini. Sejumlah tokoh pun mengucapkan selamat dan mendoakan Prabowo di hari ulang tahunnya. Salah satunya, disampaikan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Dasco mendoakan Prabowo diberikan kesehatan. "Kami Bersama Prabowo. Semoga Allah SWT menjaga kesehatan Bapak, menguatkan setiap langkah, dan menerangi setiap keputusan yang Bapak ambil untuk Indonesia," kata Dasco melalui akun Instagramnya, Sabtu. Hal yang sama disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Bahlil mendoakan agar Allah SWT melimpahkan kesehatan hingga kekuatan kepada Prabowo dalam memimpin Indonesia. "Selamat ulang tahun ke-75 Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Indonesia menuju bangsa yang mandiri, sejahtera, adil, dan makmur," ...